Dari AlgoGPT hingga Satelit, Mahasiswa DIKE UGM Belajar Riset di NTU Singapore

Dari AlgoGPT hingga Satelit, Mahasiswa DIKE UGM Belajar Riset di NTU Singapore

Singapura, 28 Juli 2026 – Sebagai bagian dari rangkaian International Mobility Program (IMP) 2026, mahasiswa Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika (DIKE) FMIPA Universitas Gadjah Mada berkesempatan melakukan kunjungan akademik ke Nanyang Technological University (NTU), Singapura, pada 28 Juli 2026. Program mobilitas internasional ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan global, membangun jejaring akademik lintas negara, sekaligus mengenal secara langsung praktik pendidikan tinggi dan riset di kampus terkemuka Asia Tenggara. Kunjungan difokuskan pada dua unit di lingkungan NTU, yaitu College of Computing and Data Science (CCDS) dan School of Electrical & Electronic Engineering (EEE), dengan rangkaian kegiatan berlangsung pukul 09.00–12.00 waktu setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi Welcome & CCDS Overview yang disampaikan oleh Prof. Sun Aixin selaku Associate Dean (Undergraduate Education) CCDS NTU. Mahasiswa UGM diperkenalkan pada struktur program studi, kurikulum, peluang riset, serta pengembangan diri yang tersedia di CCDS. Sesi ini juga memberikan perspektif mengenai sistem pendidikan tinggi di Singapura, mulai dari proses seleksi mahasiswa, pembimbingan akademik, hingga budaya kolaborasi. Selanjutnya, Vaisiya Balakrishnan, mahasiswa tahun kedua program Data Science and Artificial Intelligence (DSAI) NTU, mempresentasikan pengalaman mengikuti program riset URECA serta proyek AlgoGPT yang dikembangkannya. Presentasi tersebut menunjukkan bagaimana mahasiswa dapat terlibat dalam riset berbasis kecerdasan artifisial sejak jenjang sarjana dan mendorong mahasiswa UGM untuk mengembangkan proyek inovatif serupa.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Student Dialogue yang mempertemukan mahasiswa UGM dan mahasiswa CCDS, baik jenjang sarjana maupun pascasarjana, dalam tiga kelompok kecil. Melalui format round table, peserta saling berbagi mengenai bidang spesialisasi, topik riset, minat karier, kehidupan perkuliahan, serta tantangan selama menempuh studi. Suasana diskusi yang lebih personal membuka peluang munculnya kesamaan minat dan komunikasi lanjutan antarmahasiswa. Setelah sesi tersebut, rombongan beralih ke School of Electrical & Electronic Engineering (EEE) untuk mengunjungi fasilitas riset SaRC 1, termasuk area satelit dan clean room. Mahasiswa NTU menjelaskan proses pengembangan satelit, mulai dari perancangan dan pengujian hingga integrasi sistem, sekaligus berbagi pengalaman mengenai manajemen tim dan kolaborasi lintas disiplin dalam proyek riset jangka panjang.

Rangkaian kunjungan ditutup dengan mengunjungi Garage@EEE, ruang kolaborasi yang berfungsi layaknya klub riset mahasiswa EEE. Di tempat ini, mahasiswa UGM mencoba berbagai mini games yang dirancang dan dibuat secara mandiri oleh mahasiswa NTU. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi penutup yang menyenangkan, tetapi juga memperlihatkan bagaimana ruang informal dapat mendukung kreativitas dan inovasi mahasiswa melalui perpaduan elektronika, pemrograman, dan desain interaktif. Dari keseluruhan kegiatan, mahasiswa DIKE UGM memperoleh beberapa pembelajaran penting, antara lain pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam riset sejak jenjang sarjana, nilai ruang diskusi informal dalam membangun relasi dan ide baru, serta gambaran mengenai dukungan fasilitas dan pengelolaan tim dalam pelaksanaan riset berskala besar seperti pengembangan satelit.

Pembelajaran yang diperoleh selama kunjungan tersebut menjadi bahan refleksi yang relevan untuk terus dikembangkan di lingkungan DIKE UGM, baik melalui penguatan program riset mahasiswa, perluasan ruang kolaborasi antarmahasiswa, maupun penjajakan kerja sama riset lanjutan dengan NTU pada masa mendatang. Kunjungan akademik ke Nanyang Technological University pada 28 Juli 2026 memberikan pengalaman belajar yang komprehensif, mulai dari pengenalan sistem pendidikan, inspirasi riset mahasiswa, dialog lintas budaya, hingga pengenalan fasilitas riset mutakhir. 

Kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), melalui pertukaran wawasan akademik, pengenalan inovasi dan fasilitas riset, serta penguatan jejaring internasional. Melalui International Mobility Program (IMP) 2026, DIKE FMIPA UGM turut memperkuat perannya dalam meningkatkan pengalaman akademik mahasiswa, mendorong keterlibatan dalam riset dan inovasi, serta membuka peluang kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi internasional sebagai bagian dari upaya pengembangan pendidikan dan riset yang berkelanjutan.

 

Author: Nawal Arifah Herman

Editor: Hikmah Nursidik

#SDGs4 #SDGs9 #SDGs17


Sebelumnya
Berikutnya