Program Studi Magister Elektronika dan Instrumentasi Berbasis Penelitian


Jalur magister berbasis riset untuk membangun kompetensi lanjut di bidang elektronika, instrumentasi, cyber-physical systems, sistem tertanam, Internet of Things, dan robotika.

36 SKS
minimal beban studi
3-4 Semester
rancangan masa studi
M.Sc.(EI)
gelar lulusan
Hybrid
model pembelajaran
Riset
publikasi dan tesis

Overview

Program Magister Elektronika dan Instrumentasi Berbasis Penelitian adalah jalur pembelajaran di Program Studi Magister Elektronika dan Instrumentasi FMIPA UGM yang menempatkan penelitian sebagai inti proses studi. Mahasiswa tidak hanya mengikuti perkuliahan, tetapi juga dibimbing untuk membangun topik riset, menghasilkan luaran ilmiah, dan menyelesaikan tesis secara terarah.

Jalur ini cocok bagi calon mahasiswa yang sudah memiliki minat riset atau ingin memperkuat rekam jejak akademik sebelum melanjutkan studi doktoral, berkarier sebagai peneliti, atau mengambil peran sebagai perekayasa dan profesional pada bidang elektronika dan instrumentasi.

Program ini bukan program studi baru. Visi, misi, capaian pembelajaran, dan profil lulusan tetap mengacu pada Program Studi Magister Elektronika dan Instrumentasi. Kekhasannya terletak pada porsi riset yang lebih besar, penilaian berbasis luaran akademik, serta pendampingan penelitian sejak awal masa studi.

Keunggulan Jalur Riset

KeunggulanMakna bagi Mahasiswa
Riset sejak awalMahasiswa diarahkan menyusun topik, menelaah literatur, merancang metode, dan memulai penelitian sejak semester pertama.
Struktur studi lebih fokusBeban studi diarahkan pada kombinasi fondasi teori, aktivitas penelitian, publikasi ilmiah, seminar hasil, dan tesis.
Luaran akademik jelasKemajuan mahasiswa tidak hanya diukur dari perkuliahan, tetapi juga dari proposal, laporan penelitian, publikasi, seminar, dan tesis.
Relevan untuk karier risetJalur ini mendukung kesiapan mahasiswa untuk studi doktoral, karier akademik, pusat riset, industri teknologi, maupun profesi perekayasaan.

Model Pembelajaran Hybrid

Pembelajaran pada jalur berbasis penelitian dapat dilaksanakan dengan model hybrid, sesuai kebijakan akademik Program Studi, Fakultas, dan Universitas. Model ini memadukan pertemuan luring untuk penguatan konsep, seminar, diskusi riset, dan kegiatan laboratorium dengan pertemuan daring untuk konsultasi, monitoring kemajuan, pembahasan literatur, dan umpan balik naskah akademik.

Dengan pola hybrid, mahasiswa tetap memperoleh pengalaman akademik yang terstruktur, tetapi memiliki fleksibilitas lebih besar untuk menjalankan penelitian, berkomunikasi dengan pembimbing, serta mengelola luaran ilmiah secara berkelanjutan.

Fokus Keilmuan

Topik penelitian dapat dikembangkan sesuai minat mahasiswa, kepakaran dosen pembimbing, dan agenda riset laboratorium. Fokus keilmuan yang relevan antara lain:

  • Cyber-physical systems dan sistem kendali untuk sistem fisis berbasis komputasi.
  • Sistem tertanam, pemrograman waktu nyata, dan perangkat cerdas.
  • Instrumentasi cerdas, sensor, transduser, dan sistem akuisisi data.
  • Jaringan sensor, Internet of Things, cloud computing, dan edge computing.
  • Kendali cerdas, otomasi, robotika, wahana tak berawak, dan penglihatan berbasis mesin.

Struktur Kurikulum 36 SKS

Beban studi minimal untuk lulus adalah 36 SKS dengan gelar M.Sc.(EI). Struktur berikut dirancang agar halaman web mudah dipahami oleh calon mahasiswa: mana komponen yang berupa kelas atau teori, mana komponen yang berupa penilaian riset dan luaran akademik.

KomponenBentuk KegiatanMinimal SKSFungsi dalam Studi
Wajib berbasis kelas atau teoriPerkuliahan terstruktur untuk fondasi konsep dan metodologi9Membekali mahasiswa dengan dasar elektronika, cyber-physical systems, dan metodologi riset
Wajib berbasis penilaian risetProposal, seminar hasil, laporan penelitian, publikasi, seminar tesis, dan tesis24Menilai kemajuan penelitian dan kualitas luaran akademik mahasiswa
Mata kuliah pilihanMata kuliah pendukung topik tesis3Memperkuat kedalaman bidang sesuai topik riset dan arahan pembimbing
Total minimalSeluruh komponen akademik jalur berbasis penelitian36Syarat minimal kelulusan

Catatan untuk pengelola konten: rincian kode, semester, dan distribusi SKS per luaran dapat disesuaikan dengan SK kurikulum atau ketentuan akademik terbaru sebelum halaman dipublikasikan.

Mata Kuliah Wajib

Agar lebih jelas bagi calon mahasiswa, mata kuliah wajib ditampilkan dalam dua kelompok: komponen kelas atau teori dan komponen penilaian riset. Pemisahan ini membantu pembaca memahami bahwa jalur berbasis penelitian tidak didominasi kuliah tatap muka, tetapi diarahkan pada proses riset yang dinilai secara bertahap.

A. Wajib Berbasis Kelas atau Teori

No.KodeMata KuliahSKSKeterangan
1MIE236306Analisis Elektronika3Penguatan konsep dan analisis sistem elektronika
2MIE236307Cyber-Physical Systems3Fondasi sistem fisis berbasis komputasi dan integrasi perangkat
3MIE236012Metodologi Riset Elins3Perancangan riset, metode ilmiah, dan penulisan akademik

B. Wajib Berbasis Penilaian Riset dan Luaran Akademik

Komponen berikut bukan mata kuliah kelas teori reguler. Fungsinya terutama sebagai penilaian kemajuan riset, mutu luaran ilmiah, dan kesiapan tesis.

No.KodeKomponen PenilaianFokus Penilaian
1MIE236002Proposal TesisKelayakan topik, rumusan masalah, metode, dan rencana riset
2MIE236101Seminar Hasil Penelitian Tahap IProgres awal penelitian dan keterukuran arah riset
3MIE236103Laporan Penelitian Tahap IDokumentasi proses, hasil sementara, dan analisis awal
4MIE236105Publikasi IlmiahLuaran akademik berbasis hasil penelitian
5MIE236102Seminar Hasil Penelitian Tahap IIKematangan hasil dan kesiapan menuju penyelesaian tesis
6MIE236104Laporan Penelitian Tahap IIPenguatan substansi, analisis, dan kontribusi penelitian
7MIE236010Seminar TesisKesiapan naskah dan argumentasi akademik tesis
8MIE236011TesisLuaran akhir studi magister dan kontribusi ilmiah

Mata Kuliah Pilihan

Mahasiswa mengambil minimal 3 SKS mata kuliah pilihan. Pemilihan mata kuliah dilakukan berdasarkan kebutuhan riset, topik tesis, dan arahan dosen pembimbing. Untuk halaman web, kolom laboratorium tidak perlu ditampilkan agar tabel lebih ringkas dan mudah dibaca.

No.KodeMata KuliahSKS
1MIE236308Teori Sistem3
2MIE236310Sistem Kendali Cerdas3
3MIE236604Pendekatan Sintesis Sistem Tertanam3
4MIE236311Metode Akuisisi Data3
5MIE236312Analisis Pengukuran3
6MIE236313Pemodelan Robotika3
7MIE236314Pemrosesan Sinyal Digital Wavelet3
8MIE236013Kapita Selekta Elektronika dan Instrumentasi3
9MIE236405Penglihatan Berbasis Mesin3
10MIE236315Sensor dan Transduser3
11MIE236316Instrumentasi Cerdas3
12MIE236317Wahana Tak Berawak3
13MIE236605Sistem Komputasi Cloud dan Edge3
14MIE236606Pemrograman Tertanam Waktu Nyata3
15MIE236607Ancaman Siber Cerdas3
16MIE236608Jaringan Sensor dan Internet of Things3
17MIE236309Matematika Sistem Kendali3

Alur Studi 3-4 Semester

Alur berikut dapat digunakan sebagai narasi ringkas pada halaman web. Tujuannya agar calon mahasiswa memahami bahwa studi berbasis penelitian berjalan bertahap, bukan hanya menunggu penyusunan tesis di akhir studi.

Semester 1
Penguatan fondasi teori, metodologi riset, penentuan topik, komunikasi awal dengan pembimbing, dan penyusunan proposal.
Semester 2
Pelaksanaan riset tahap awal, seminar hasil tahap I, laporan penelitian tahap I, dan pengembangan naskah publikasi.
Semester 3 atau 4
Penyelesaian riset, seminar hasil tahap II, finalisasi publikasi, seminar tesis, dan penyelesaian tesis.

Luaran Akademik dan Profil Lulusan

Mahasiswa diarahkan untuk menghasilkan luaran akademik yang memperlihatkan proses berpikir ilmiah, kematangan metodologi, kemampuan analisis, dan kontribusi pada bidang elektronika dan instrumentasi.

  • Proposal tesis yang menunjukkan kelayakan topik, metode, dan rencana penelitian.
  • Seminar hasil penelitian tahap I dan tahap II sebagai evaluasi progres riset.
  • Laporan penelitian tahap I dan tahap II sebagai dokumentasi ilmiah proses riset.
  • Publikasi ilmiah sebagai luaran akademik dari hasil penelitian.
  • Seminar tesis dan tesis sebagai luaran akhir studi magister.

Profil lulusan mencakup peneliti, manajer perekayasa, praktisi, technopreneur, dan akademisi yang mampu mengembangkan solusi berbasis elektronika dan instrumentasi pada sektor akademik, industri, dan pemerintahan.