Guru Besar DIKE UGM Prof. Reza Pulungan Resmi Dilantik Sebagai Dekan FMIPA Periode 2026-2031

Guru Besar DIKE UGM Prof. Reza Pulungan Resmi Dilantik Sebagai Dekan FMIPA Periode 2026-2031

Yogyakarta, 1 Oktober 2026 – Prof. Dr.-Ing. Mhd. Reza M. I. Pulungan, S.Si., M.Sc., Guru Besar dari Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika (DIKE) FMIPA UGM, resmi mengemban amanah sebagai Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM periode 2026-2031. Penandatanganan berita acara serah terima jabatan dari dekan demisioner, Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana, M.Si., berlangsung di Auditorium Herman Johannes, Gedung FMIPA Lantai 7 pada 1 Oktober 2026. Prosesi transisi kepemimpinan ini turut disaksikan secara langsung oleh Ketua Senat Fakultas, Prof. Drs. Mudasir, M.Eng., Ph.D., beserta jajaran pimpinan dan sivitas akademika di lingkungan fakultas.

Acara ini diwarnai dengan penayangan video apresiasi atas dedikasi kepemimpinan Prof. Kuwat selama lima tahun terakhir. Dalam tayangan tersebut, Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., menyebutkan bahwa figur Prof. Kuwat sangat melekat dengan semangat inovasi serta keberhasilan membangun kultur FMIPA yang berbasis riset. Menyambung apresiasi tersebut, Prof. Kuwat menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh kolega dan tenaga kependidikan seraya mengingatkan bahwa beban kepemimpinan sejatinya membutuhkan kerja kolektif. “Sebelum memimpin, kita harus siap dipimpin. Sering kali kita hanya menilai seseorang dari sudut pandang yang sempit sehingga luput melihat gambaran besarnya,” pesannya. Ia berharap berbagai inisiatif baik yang telah berjalan dapat terus ditingkatkan melalui kepemimpinan yang baru.

Merespons peninggalan kepemimpinan sebelumnya, Prof. Reza menegaskan bahwa capaian Prof. Kuwat telah membentuk baseline yang menantang. Dalam menjalankan tanggung jawab baru tersebut, ia berkomitmen untuk terus memegang teguh prinsip perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Baginya, kepemimpinan bukan sekadar peran penjaga kelestarian (guardianship), melainkan bentuk pengembangan aktif (custodianship). “Kita tidak hanya menjaga apa yang telah ada, tetapi memakmurkan dan membuatnya menjadi jauh lebih baik, sehingga generasi berikutnya memperoleh sesuatu yang sudah lebih matang,” ungkapnya. Ia meyakini fakultas dapat terus bertransformasi bukan sekadar sebagai tempat bekerja, melainkan rumah bersama tempat bersukacita yang kelak menjadi warisan indah bagi sivitas akademika.

Perjalanan suksesi ini dinilai oleh Ketua Senat Fakultas, Prof. Mudasir, sebagai sebuah keniscayaan organisasi yang berjalan kondusif. Ia mengapresiasi warisan etika inovasi dari dekan sebelumnya yang selalu dibarengi dengan tanggung jawab moral. Prof. Mudasir mengingatkan perlunya penyesuaian metode pendidikan untuk menjawab dinamika tantangan zaman. “Didiklah anakmu sesuai zaman yang akan ia hadapi. Kita harus membekali mahasiswa dengan apa yang akan mereka hadapi 10 hingga 20 tahun ke depan,” ujarnya.

Estafet kepemimpinan fakultas yang membawa semangat adaptasi dan perbaikan mutu ini selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Penekanan pada penyesuaian metode pengajaran guna menghadapi tantangan masa depan merupakan wujud implementasi SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Sejalan dengan hal tersebut, komitmen untuk membangun kolaborasi yang harmonis turut merepresentasikan semangat SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). DIKE UGM senantiasa memberikan dukungan penuh bagi kiprah sivitas akademikanya dalam memajukan ekosistem pendidikan yang unggul di lingkungan fakultas. 

 

Author : Faiz Anggoro
Editor : Rifki
#SDGs4 #SDGs16


Sebelumnya
Berikutnya