Yogyakarta, 21 Oktober 2026 – Pada penyelenggaraan Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026, Laboratorium Komputer Dasar (Komdas) DIKE FMIPA UGM menjalankan persiapan dan tahapan evaluasi kegiatan praktikum. Pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka mendukung proses pembelajaran berbasis aplikasi serta keterampilan teknis mahasiswa. Seluruh rangkaian pengelolaan dilaksanakan secara akuntabel dengan merujuk pada regulasi Standar Pendidikan Tinggi UGM dan peraturan rektor mengenai sistem asistensi. Landasan operasional tersebut memastikan setiap tahapan rutinitas akademik, mulai dari penyusunan jadwal hingga penyerahan nilai akhir, berjalan transparan.
Tahap persiapan diawali dengan perencanaan penjadwalan sesi praktikum melalui Rapat Kerja Departemen (RKD). Jadwal disusun secara cermat dengan memperhitungkan daya tampung laboratorium, alokasi perangkat keras, dan ketersediaan waktu agar mahasiswa terhindar dari benturan jadwal perkuliahan. Selain penjadwalan, komponen vital lainnya adalah rekrutmen asisten praktikum yang dibuka secara transparan bagi mahasiswa dari berbagai jenjang. Seleksi berbasis Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan rekam jejak Kartu Hasil Studi (KHS) ini menjaring mahasiswa jenjang sarjana, magister, hingga level doktoral internasional asal Pakistan. Keberagaman profil asisten ini memberikan kontribusi berupa pengalaman akademis yang matang serta memperkaya dinamika kolaborasi keilmuan antarjenjang.
Guna menunjang kelancaran operasional setelah proses rekrutmen, pihak administrasi membangun sistem koordinasi melalui grup WhatsApp yang menghubungkan pengelola laboratorium, instruktur pengampu, dan para asisten, didukung dengan pemanfaatan Google Drive melalui fitur Shared Drive sebagai pusat penyimpanan data administrasi. Pembagian tugas operasional ini diperkuat secara legal melalui penerbitan Surat Tugas Praktikum memanfaatkan platform SIMASTER UGM. Dokumen penugasan tersebut merincikan peran masing-masing pihak agar batasan tanggung jawab dalam mendampingi praktikan menjadi terarah.

Setelah penyampaian rangkaian materi selesai, proses pembelajaran diakhiri dengan fase evaluasi melalui responsi. Pelaksanaan ujian teknis ini mengandalkan sinergi tiga pilar, yakni dosen pengampu yang merancang indikator penilaian, asisten yang mengawal alur operasional, serta teknisi komputer yang memastikan keandalan infrastruktur laboratorium. Tahapan penilaian ini ditutup dengan pengisian survei umpan balik oleh mahasiswa menggunakan Google Form sebagai bentuk adaptasi transformasi digital. Masukan terkait kualitas modul, kinerja pengajar, kondisi fasilitas, hingga kendala teknis di lapangan langsung diproses menjadi bahan evaluasi internal guna pembenahan mutu pengajaran di masa mendatang.

Pengelolaan praktikum yang terstruktur dan berbasis umpan balik ini selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Inisiatif digitalisasi evaluasi guna menyempurnakan kualitas pengajaran secara langsung mendukung target SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Sinergi tata kelola yang melibatkan dosen, asisten, hingga teknisi merupakan wujud penerapan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui pembangunan institusi penyelenggara pendidikan yang efektif dan transparan. Melalui penyempurnaan tata kelola berkelanjutan ini, DIKE UGM terus berupaya menghadirkan ekosistem keilmuan yang inklusif dan relevan bagi seluruh mahasiswa.
Author : Rudhi Wijanarko
Editor : Faiz Anggoro
#SDGs4 #SDGs16