Lab ELINS DIKE UGM Jalin Kolaborasi Riset Instrumentasi Cerdas dengan Voltrium Ltd.

Lab ELINS DIKE UGM Jalin Kolaborasi Riset Instrumentasi Cerdas dengan Voltrium Ltd.

Yogyakarta, 28 Oktober 2025 – Laboratorium Riset Elektronika dan Instrumentasi (Elins), Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika (DIKE) FMIPA Universitas Gadjah Mada, memulai kerjasama riset dengan Voltrium Ltd., perusahaan teknologi berbasis di Singapura. Diskusi awal kolaborasi ini dilaksanakan secara daring pada 23 Juli 2025 dan menjadi langkah awal dalam memperkuat kerjasama riset internasional di bidang instrumentasi cerdas.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Prof. Agus Harjoko dan Dr. Nur Achmad Sulistyo Putro dari Lab Riset Elins, serta Gary Teo, Lucas Koh, dan Alden Rivaldo Lukman dari Voltrium Ltd. Kedua pihak membahas peluang pengembangan teknologi sensor dan kecerdasan buatan (AI) untuk sistem instrumentasi generasi baru yang adaptif, efisien, dan ramah lingkungan.

Kolaborasi ini berfokus pada pengembangan sistem instrumentasi multimodal yang mengintegrasikan berbagai jenis sensor, seperti sensor kimia (e-nose) dan kamera hyperspectral. Kombinasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan perangkat analisis cerdas yang mampu mengenali karakteristik objek secara lebih komprehensif. Teknologi ini memiliki potensi penerapan luas, mulai dari pertanian presisi, pemantauan lingkungan, hingga industri kesehatan dan pangan.

Selain itu, kedua pihak juga membahas penerapan model pembelajaran ringan berbasis AI pada perangkat edge (on-device intelligence). Pendekatan ini memungkinkan pemrosesan data secara langsung di lapangan dengan konsumsi energi rendah, sejalan dengan tren pengembangan sistem cerdas yang hemat daya dan berkelanjutan.

“Kami melihat potensi besar dalam menggabungkan riset sensor yang kami kembangkan dengan teknologi dari Voltrium. Ini bisa menjadi jembatan antara penelitian akademik dan implementasi industri,” ungkap Dr. Nur Achmad Sulistyo Putro. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat transfer pengetahuan sekaligus membuka peluang riset terapan yang berdampak sosial dan ekonomi.

Kolaborasi ini sejalan dengan upaya mendukung pencapaian SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) karena berfokus pada pengembangan teknologi instrumentasi dan AI yang mendorong inovasi di bidang industri berbasis riset. Selain itu, juga pada SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), yakni memperkuat kolaborasi antara akademisi dan industri untuk menciptakan solusi teknologi yang inovatif, inklusif, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Author: Putro
Editor: Marina
#SDGs9 #SDGs17


Sebelumnya
Berikutnya