Bantul, 5 Desember 2025 – Laboratorium Sistem Tertanam dan Robotika (STR) bersama dua laboratorium lain di Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika (DIKE) FMIPA UGM kembali menerapkan teknologi tepat guna untuk mendukung pembangunan desa. Melalui program Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2025, tim gabungan yang dipimpin Prof. Dr.techn. Ahmad Ashari, M.I.Kom., melaksanakan pemetaan wilayah berbasis foto udara dengan menggunakan drone di Kalurahan Karangtalun, Kapanewon Imogiri, Bantul.

Karangtalun sebagai pusat pemerintahan Kapanewon Imogiri dan berada di antara dua sungai besar, Opak dan Celeng. Dengan lima pedukuhan dan 23 RT, wilayah ini memiliki keragaman tata lahan mulai dari pertanian, pemukiman, perkantoran, hingga kawasan jasa dan perdagangan. Kondisi ini membuat kebutuhan akan data spasial yang akurat menjadi penting untuk mendukung perencanaan desa.
Dalam kegiatan pemetaan, tim menggunakan drone DJI Mavic 3 Classic untuk merekam foto udara resolusi tinggi. Data visual tersebut menjadi dasar penyusunan peta wilayah yang lebih presisi dan mudah dianalisis. Teknologi drone memungkinkan pemetaan dilakukan secara cepat dan efisien, sekaligus memberi gambaran menyeluruh tentang potensi dan tantangan tata ruang Karangtalun. Tim menjelaskan bahwa foto yang dihasilkan memberikan dasar bagi perangkat desa dalam memetakan potensi pertanian, fasilitas publik, hingga penataan kawasan permukiman.

Proses pemetaan ini dilakukan dengan mengusung pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA). Melalui metode ini, warga turut terlibat dalam diskusi dan identifikasi kebutuhan desa. Pendekatan partisipatif tersebut memastikan peta yang dihasilkan tidak hanya menggambarkan kondisi fisik wilayah, tetapi juga berdasar pada aspirasi warga terkait arah pembangunan. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting agar hasil pemetaan dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam pengambilan keputusan.

Kegiatan pemetaan Karangtalun selaras dengan beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penyediaan infrastruktur data spasial digital, SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) dengan membantu penataan ruang yang aman dan berkelanjutan, serta SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui pemantauan lahan pertanian dan kawasan hijau. Dengan data yang lebih akurat, perangkat desa dapat merencanakan pembangunan secara tepat sasaran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Author: Bakhtiar Alldino
Editor: Marina
#SDGs9 #SDGs11 #SDGs15