Perkuat Sistem Kesehatan Lewat openIMIS, Dosen DIKE UGM Paparkan Wawasan Universal Health Coverage di AeHIN Hour

Perkuat Sistem Kesehatan Lewat openIMIS, Dosen DIKE UGM Paparkan Wawasan Universal Health Coverage di AeHIN Hour

Yogyakarta, 28 Januari 2026 – Dosen Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika (DIKE) FMIPA UGM, yang juga menjabat sebagai Ketua Laboratorium Rekayasa Perangkat Lunak dan Data (RPLD), Dr. Lukman Heryawan, S.T., M.T., menjadi salah satu narasumber dalam webinar AeHIN Hour yang diselenggarakan oleh Asia eHealth Information Network (AeHIN) pada 28 Januari 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Sandboxing openIMIS for Universal Health Coverage (UHC) Learning in Indonesia” ini merupakan sebuah forum strategis yang mempertemukan perspektif teknologi informasi dan kebijakan kesehatan untuk mendiskusikan penguatan sistem jaminan kesehatan nasional. Forum ini bertujuan untuk merefleksikan kembali peran inovasi digital dalam mendukung pembelajaran Universal Health Coverage (UHC) yang adaptif dan berkelanjutan.

Dalam sesi tersebut, Dr. Lukman tidak tampil sendiri. Ia hadir bersama Dr. dr. Guardian Yoki Sanjaya, MHlthInfo serta Annisa Ristya Rahmanti, M.S., Ph.D, Dietisien, dosen dari FK-KMK UGM. Kolaborasi lintas disiplin ini secara padu mengangkat isu krusial mengenai pemanfaatan sistem digital dalam mendukung penguatan jaminan kesehatan di Indonesia.

Diskusi secara efektif memaparkan pemanfaatan openIMIS dalam lingkungan sandbox guna mendukung pembelajaran teknis terkait Universal Health Coverage (UHC). Berbagai observasi dari implementasi sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) turut diulas secara mendalam, termasuk adaptasi openIMIS ke dalam inisiatif OpenJKN serta potensi pemanfaatannya untuk media pembelajaran, simulasi, hingga perencanaan kebijakan asuransi kesehatan di masa mendatang.

Forum ini menjadi titik temu antara perspektif teknologi informasi dan kebijakan kesehatan dalam mendukung transformasi sistem pembiayaan yang lebih adaptif. Pemanfaatan teknologi berbasis open-source ini dinilai memiliki potensi besar, tidak hanya untuk efisiensi administrasi, tetapi juga penguatan sistem informasi yang berkelanjutan. Lebih jauh, melalui kolaborasi lintas negara, inisiatif ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian Universal Health Coverage (UHC) serta target pembangunan di Indonesia maupun kawasan Asia.

Partisipasi aktif dosen UGM dalam forum internasional ini menegaskan kontribusi akademisi Indonesia dalam pengembangan solusi digital kesehatan yang inklusif. Langkah ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Penguatan kapasitas sistem jaminan kesehatan secara langsung mendukung SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) demi tercapainya Universal Health Coverage (UHC). Sementara itu, penerapan inovasi digital melalui pendekatan sandbox merefleksikan semangat SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), yang menekankan pentingnya membangun infrastruktur teknologi kesehatan yang tangguh dan inklusif.

Author : Lukman Heryawan
Editor : Faiz Anggoro
#SDGs3 #SDGs9


Sebelumnya
Berikutnya