Yogyakarta, 1 Oktober 2026 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) menyelenggarakan kuliah umum “Transformasi Ketahanan Ekonomi Daerah melalui Percepatan Hilirisasi Kelapa dan Pala serta Tata Kelola Ekspor di Kabupaten Halmahera Utara” pada Kamis (1/10). Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Herman Johannes, Gedung D lantai 7 FMIPA UGM, ini dihadiri oleh 80 peserta.

Kuliah umum menghadirkan Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si., sebagai narasumber dan dimoderatori oleh Kepala Laboratorium Sistem Komputer dan Jaringan (SKJ), Prof. Tri Kuntoro Priyambodo. Kegiatan ini menjadi ruang pertukaran pengetahuan mengenai ketahanan ekonomi daerah, strategi hilirisasi dan ekspor, serta peluang riset dan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Tema yang diangkat menempatkan kelapa dan pala sebagai komoditas penting dalam pengembangan ekonomi Halmahera Utara. Hilirisasi membuka peluang peningkatan nilai tambah melalui pengolahan komoditas menjadi produk yang memiliki daya saing lebih tinggi. Dalam konteks tersebut, tata kelola ekspor menjadi bagian penting untuk menghubungkan potensi produksi daerah dengan pasar yang lebih luas.
Rangkaian acara juga diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) serta kontrak kerja sama yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dan Dekan FMIPA UGM, Prof. Reza Pulungan. Penandatanganan ini menjadi langkah penguatan hubungan kelembagaan sekaligus landasan bagi pelaksanaan kerja sama yang menghubungkan keilmuan dan riset perguruan tinggi dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi membuka ruang bagi kontribusi sains dan teknologi dalam pengembangan komoditas unggulan. Peluang tersebut mencakup penguatan pengetahuan, pengembangan inovasi, serta pemanfaatan hasil penelitian untuk mendukung peningkatan nilai tambah dan daya saing produk daerah. Melalui forum ini, kebutuhan pembangunan daerah dapat menjadi titik temu bagi pengembangan riset dan penerapan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan ini sejalan dengan tiga Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi tercermin dalam orientasi hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas serta membuka peluang usaha dan pekerjaan. SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur berkaitan dengan pengembangan industri pengolahan berbasis potensi lokal yang didukung oleh riset dan inovasi. Sementara itu, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan diwujudkan melalui penguatan kerja sama antara FMIPA UGM dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara. Melalui kuliah umum dan penandatanganan kerja sama ini, FMIPA UGM dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara diharapkan dapat mengembangkan kolaborasi berkelanjutan yang mendukung ketahanan ekonomi daerah serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penulis: Hikmah Nursidik
Editor: Lukman Awaludin