Hadapi Transformasi Digital, DIKE UGM Latih Tendik Kelola Perkantoran Berbasis AI

Hadapi Transformasi Digital, DIKE UGM Latih Tendik Kelola Perkantoran Berbasis AI

Yogyakarta, 3 Oktober 2026 – Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika (DIKE) FMIPA UGM menyelenggarakan kegiatan “Analisis Beban Kinerja dan Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Otomasi Perkantoran Digital”. Pelatihan ini berlangsung pada 2 hingga 3 Oktober 2026 di Sambi Resort, Spa & Resto, Kaliurang. Agenda tersebut difokuskan bagi tenaga kependidikan untuk meningkatkan kesiapan pegawai dalam menghadapi transformasi pola kerja berbasis teknologi. Melalui pemaparan materi, praktik, dan diskusi, para peserta dibekali wawasan untuk melihat peluang pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) guna mendukung pekerjaan administrasi sehari-hari.

Tenaga kependidikan DIKE UGM menangani beragam layanan krusial yang mencakup administrasi akademik, keuangan, laboratorium, hingga pengelolaan informasi. Mengingat sejumlah pekerjaan bersifat rutin dan berulang, diperlukan ketelitian serta konsistensi waktu penyelesaian. Pada sesi analisis beban kinerja, peserta meninjau rutinitas harian untuk mengenali tugas berulang sekaligus mengidentifikasi kebutuhan informasi yang sering muncul. Hasil pembahasan ini menjadi dasar untuk memetakan pekerjaan yang berpeluang disederhanakan dengan dukungan teknologi. Kegiatan pemetaan ini turut dihadiri oleh Ketua Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika, Ibu Aina Musdholifah, S.Kom., M.Kom., Ph.D.

Memasuki tahapan praktik, Dr. Bakhtiar Alldino Ardi Sumbodo, S.Si., M.Cs. hadir sebagai narasumber untuk mendampingi peserta dalam mengaplikasikan langsung pemanfaatan AI. Para pegawai berlatih menggunakan ChatGPT dan Gemini untuk menyusun, memperbaiki, meringkas, dan mengolah bahan kerja administratif. Platform Gemini juga diperkenalkan secara khusus dalam kaitannya dengan ekosistem Google guna mengoptimalkan pengelolaan dokumen perkantoran. Melalui sesi ini, tenaga kependidikan memperoleh pemahaman aplikatif tentang penggunaan AI sebagai alat bantu. Meskipun efisien, pemanfaatan teknologi ini tetap membutuhkan tahapan verifikasi manual dari petugas agar informasi yang dihasilkan relevan dan mematuhi ketentuan institusi.

Pelatihan ini turut menghasilkan identifikasi awal terkait pekerjaan administrasi yang potensial untuk diotomatisasi. Peserta secara aktif merumuskan kebutuhan pencarian, penyusunan, dan penyampaian informasi kepada sivitas akademika. Salah satu gagasan utama yang lahir dari diskusi tersebut adalah rancangan layanan DIKE AI Assistant yang mengacu pada basis data dokumen resmi departemen. Layanan mandiri ini diarahkan untuk merespons pertanyaan yang sering muncul seputar tata kelola akademik, meskipun penerapannya masih menuntut penyiapan dokumen sumber dan penentuan mekanisme pemeriksaan jawaban lebih lanjut.

Pelatihan pemanfaatan AI bagi tenaga kependidikan guna menghadapi transformasi administrasi perkantoran ini selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Peningkatan kapasitas tenaga kependidikan dalam memanfaatkan teknologi digital merupakan wujud nyata implementasi SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan mutu layanan administrasi kampus. Pada saat yang sama, adopsi kecerdasan buatan dalam tata kelola perkantoran merepresentasikan pencapaian target SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). DIKE UGM berkomitmen untuk terus mendorong adaptasi teknologi secara terukur guna menciptakan tata kelola layanan yang inovatif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan sivitas akademika.

 

Author : Agus Isnaini
Editor : Faiz Anggoro
#SDGs4 #SDGs9


Sebelumnya
Berikutnya