Akselerasi SPBE, Lab SKJ UGM Siapkan “ProgoNet” untuk Monitoring Jaringan Terpadu di Kulon Progo

Akselerasi SPBE, Lab SKJ UGM Siapkan “ProgoNet” untuk Monitoring Jaringan Terpadu di Kulon Progo

Kulon Progo, 20 Februari 2026 – Dalam rangka mendukung percepatan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Tim Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG) dari Laboratorium Sistem Komputer dan Jaringan (SKJ), Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika (DIKE) UGM, melaksanakan kunjungan teknis ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini difokuskan pada inspeksi infrastruktur server sebagai tahap persiapan implementasi sistem monitoring jaringan terpadu bertajuk ProgoNet.

ProgoNet dikembangkan sebagai solusi atas tantangan visibilitas jaringan di wilayah Kulon Progo yang memiliki karakteristik geografis beragam. Sistem ini dirancang untuk memungkinkan pemantauan kondisi jaringan secara real-time di 42 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga tingkat kelurahan, yang divisualisasikan melalui peta interaktif berbasis wilayah. Ketua tim kegiatan, Muhammad Oriza Nurfajri, S.Kom., M.IT., menjelaskan bahwa ProgoNet menghadirkan fitur yang lebih komprehensif dibandingkan sistem monitoring konvensional. “ProgoNet dilengkapi dengan visualisasi topologi jaringan yang dinamis serta dasbor berbasis geografis. Admin TIK dapat dengan cepat mengidentifikasi titik gangguan secara instan. Selain itu, sistem ini juga mampu merekam histori utilisasi bandwidth secara detail sebagai dasar analisis jaringan,” ungkapnya.

Pengembangan ProgoNet melibatkan tim multidisiplin yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, di antaranya Triyogatama Wahyu Widodo, M.Kom., Novera Istiqomah, Ph.D., serta mahasiswa program Magister (S2). Hibah yang diberikan tidak hanya mencakup pengembangan platform berbasis web, tetapi juga pembuatan peta topologi digital serta pelatihan operator Network Operation Center (NOC) di lingkungan Diskominfo. Dengan implementasi ProgoNet, diharapkan pola penanganan gangguan jaringan yang sebelumnya bersifat reaktif dapat bertransformasi menjadi lebih proaktif. Ketersediaan data historis utilisasi jaringan juga memungkinkan pemerintah daerah untuk melakukan perencanaan dan redistribusi bandwidth secara lebih efisien dan berbasis data.

Implementasi penuh sistem ProgoNet direncanakan selesai pada pertengahan tahun 2026. Kehadiran sistem ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola infrastruktur digital di Kabupaten Kulon Progo.

Pelaksanaan kegiatan ini turut berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan sistem teknologi informasi pemerintah daerah, SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) dalam mendukung stabilitas layanan publik digital, SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat) melalui peningkatan transparansi tata kelola jaringan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah dalam pengembangan solusi teknologi.

Author: Muhammad Oriza Nurfajri
Editor: Aditya Setya Nugraha
#SDGs9 #SDGs11 #SDGs16 #SDGs17


Sebelumnya
Berikutnya