Yogyakarta, 14 April 2026 – Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika (DIKE) FMIPA UGM, melalui penyelenggaraan bersama antara Program Studi Magister Kecerdasan Artifisial (MKA), Program Doktor Ilmu Komputer, dan Laboratorium Sistem Cerdas, menggelar diskusi peluang kolaborasi riset kecerdasan buatan (AI) bersama Hallym University, Korea Selatan, di Ruang Turing pada Selasa (14/4) lalu. Forum lintas institusi ini dipandu oleh Dr. Abdul Karim, Research Professor Hallym University sekaligus alumnus Program Doktor UGM. Melanjutkan sesi Guest Lecture yang telah diselenggarakan pada rangkaian acara sebelumnya, forum ini difokuskan pada pembahasan kerja sama riset lintas negara. Dalam paparannya, Dr. Abdul Karim menekankan bahwa kolaborasi tersebut sangat penting untuk memperkuat kontribusi akademik sekaligus memperluas jejaring keilmuan.

Sebagai peneliti dengan latar belakang yang kuat dalam kecerdasan buatan, sistem cerdas, dan pemodelan berbasis data, Dr. Abdul Karim banyak menyoroti persinggungan antara teknologi AI dan sektor kesehatan. Sejumlah luaran riset kolaboratifnya telah menembus jurnal internasional bereputasi global, seperti kajian klasifikasi sinyal biomedis di Scientific Reports/Nature (2025) dan analisis sentimen teknik di jurnal Applied Sciences (2026). Ia memaparkan bahwa sejumlah penelitian lanjutan di bidang medis tersebut masih terus berjalan dan ditargetkan akan segera dipublikasikan dalam waktu dekat.
Mendukung arah riset tersebut, Hallym University menawarkan sejumlah skema kerja sama konkret bagi mahasiswa maupun dosen di lingkungan DIKE UGM. Skema yang ditawarkan mencakup pelaksanaan penelitian bersama (joint research), pembimbingan mahasiswa lintas institusi (student co-supervision), hingga penyusunan publikasi jurnal internasional (joint publications). Selain itu, Dr. Abdul Karim juga menawarkan program AI Workshop & Training serta Research Proposal Collaboration yang dirancang secara khusus untuk memperdalam pemahaman teknis AI sekaligus mempertajam teknik penulisan proposal penelitian.

Sinergi DIKE UGM dalam memetakan peluang kolaborasi riset dan publikasi internasional ini merupakan salah satu langkah untuk memperkuat ekosistem akademik yang sejalan dengan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Berbagai penawaran skema, seperti pembimbingan bersama dan lokakarya teknis, secara langsung mendukung peningkatan mutu luaran pembelajaran yang selaras dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Sejalan dengan hal tersebut, perumusan agenda kerja sama lintas batas ini turut mengukuhkan komitmen institusi terhadap pencapaian SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Melalui inisiatif ini, DIKE UGM berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi demi meningkatkan kontribusi akademik.
Author : Muhammad Ardi Putra
Editor : Faiz Anggoro
#SDGs4 #SDGs17