Dukung Tata Kelola Pemerintahan Cerdas, Mahasiswa MCS DIKE UGM Terapkan Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan pada Musrenbang Desa

Dukung Tata Kelola Pemerintahan Cerdas, Mahasiswa MCS DIKE UGM Terapkan Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan pada Musrenbang Desa

Yogyakarta, 6 Juli 2026 – Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Komputer (MCS), Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika (DIKE) FMIPA UGM, Ubaidilah Aminuddin Thoyieb, berhasil mengembangkan model pengambilan keputusan kelompok untuk mendukung Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang Desa). Penelitian tesis ini dibimbing oleh dosen dari Laboratorium Sistem Cerdas (SC) DIKE UGM, yakni Dr. Dyah Aruming Tyas dan Dr. Sri Mulyana, M.Kom. Hasil inovasi yang diimplementasikan pada Penyusunan Review Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kalurahan Wonosari Tahun 2025 ini telah tertuang dalam artikel ilmiah berjudul “A Nonlinear Utility-Based GDSS Model for Village Development Priority Determination” yang dipublikasikan pada JUITA: Jurnal Informatika (SINTA 2).

Inisiatif riset ini berangkat dari tingginya kompleksitas dalam Musrenbang Desa karena setiap tahunnya pemerintah desa dihadapkan pada berbagai usulan program dengan tingkat urgensi, manfaat, dan alokasi anggaran yang bervariasi. Melibatkan banyak pemangku kepentingan dengan sudut pandang beragam, proses tersebut menuntut adanya mekanisme evaluasi yang lebih sistematis. Sebagai solusi, penelitian ini mengembangkan Group Decision Support System (GDSS) sebagai instrumen pendukung untuk membantu jalannya musyawarah agar lebih objektif, transparan, dan berbasis data. Sistem cerdas ini tidak bertujuan menggantikan mekanisme mufakat, melainkan hadir untuk memberikan rekomendasi evaluasi yang rasional bagi para pengambil keputusan.

Penerapan model ini dieksekusi secara nyata pada proses perencanaan pembangunan Kalurahan Wonosari. Dalam pelaksanaannya, sistem mengevaluasi 24 alternatif program pembangunan yang diklasifikasikan ke dalam lima sektor. Penilaian tersebut diukur menggunakan enam parameter utama, meliputi alokasi anggaran, jumlah penerima manfaat, cakupan wilayah, kesesuaian visi dan misi, dampak program, serta tingkat urgensi. Seluruh tahapan evaluasi melibatkan sembilan pengambil keputusan yang merepresentasikan unsur pemerintah desa, operator teknis, dan perwakilan masyarakat sehingga prinsip partisipatif dalam Musrenbang Desa tetap terjaga secara utuh.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa model mampu menghasilkan struktur prioritas pembangunan yang sangat konsisten ketika disandingkan dengan pendekatan pengambilan keputusan multikriteria konvensional. Analisis korelasi Spearman mencatatkan nilai 0,9389 terhadap metode AHP-SAW-Borda dan 0,9519 terhadap AHP-TOPSIS-Borda. Selain itu, pendekatan nonlinear utility yang diterapkan terbukti mampu memberikan sensitivitas yang lebih baik dan meningkatkan kualitas pemeringkatan tanpa mengubah struktur prioritas secara keseluruhan. Program dengan urgensi tinggi tetap menempati posisi teratas, sementara alternatif dengan nilai evaluasi yang berdekatan dapat dibedakan secara lebih proporsional guna memperkuat dasar akuntabilitas kebijakan pemerintah desa.

Keberhasilan implementasi tata kelola pemerintahan cerdas (smart governance) melalui sistem pendukung keputusan ini membuat proses penentuan prioritas pembangunan menjadi lebih transparan dan meningkatkan akuntabilitas, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Pemanfaatan inovasi digital guna mempercepat transformasi layanan publik di tingkat desa selaras dengan target SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Penyusunan rencana pembangunan yang lebih adaptif dan inklusif bagi komunitas sejalan dengan capaian SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan). Selanjutnya, penguatan mekanisme pengambilan keputusan partisipatif berbasis data merupakan wujud nyata implementasi SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). Melalui riset terapan ini, DIKE UGM terus mendorong lahirnya inovasi keilmuan komputer yang tidak hanya bernilai akademis, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi keberlanjutan pembangunan masyarakat.

Author : Ubaidilah Aminuddin Thoyieb, Dyah Aruming Tyas
Editor : Faiz Anggoro
#SDGs9 #SDGs11 #SDGs16


Sebelumnya
Berikutnya