Yogyakarta, 4 Maret 2026 – Prestasi membanggakan di tingkat nasional kembali ditorehkan oleh delegasi Program Studi Sarjana Ilmu Komputer, Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika (DIKE) FMIPA UGM. Tim “josjis” yang beranggotakan Muhammad Hariish Hafiiz, Maria Clareta Febriani, dan Nathanael Aurelino Sulistyo dari angkatan 2022 berhasil meraih Juara 3 pada kompetisi sains data, Datavidia. Ajang kompetisi Arkavidia 10.0 tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2 Maret 2026.

Mengusung tema besar “Igniting Innovation and Competence to Shape an Inclusive Digital Landscape”, Arkavidia hadir menjadi ruang pengembangan kompetensi talenta digital demi mewujudkan ekosistem teknologi yang inklusif. Di dalam ajang tersebut, cabang Datavidia secara khusus menguji kemampuan analitik dan pemecahan masalah peserta menggunakan teknik-teknik penambangan data (data mining). Mengangkat tema “Innovate for Impact: Bridging Technology and Society”, kompetisi ini menuntut ketepatan peserta dalam menganalisis dan memprediksi data dalam batasan waktu serta sumber daya yang ketat.
Tim “josjis” berhasil menyelesaikan dua tahapan studi kasus yang diberikan. Pada babak penyisihan, mereka mendapat tugas membangun model klasifikasi guna memprediksi kategori Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) harian di DKI Jakarta. Tim ini sukses mengintegrasikan berbagai variabel multidimensi, mulai dari konsentrasi polutan, cuaca, hingga data demografis, sekaligus mengatasi kendala utama berupa ketidakseimbangan data (imbalanced dataset) pada kategori ekstrem yang jarang muncul namun krusial dideteksi. Memasuki babak final, tantangan bergeser pada pembangunan model prediktif untuk rating pelanggan berdasarkan dataset ulasan masif platform Yelp. Tim ini berhasil mengembangkan pendekatan Natural Language Processing (NLP) yang mampu menangkap nuansa penilaian manusia secara akurat, jauh melampaui sekadar analisis kata kunci sederhana.

Keberhasilan menaklukkan berbagai studi kasus tersebut menunjukkan bahwa penerapan keilmuan di bidang ilmu komputer sangat relevan dalam menciptakan solusi digital. Bagi perwakilan tim, Muhammad Hariish Hafiiz, kompetisi ini memberikan pengalaman berharga dalam merancang teknologi inovatif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Saya berharap capaian ini dapat menginspirasi rekan-rekan mahasiswa DIKE UGM lainnya untuk terus berani berkarya, berinovasi, dan menjembatani kesenjangan antara teknologi dan masyarakat melalui solusi digital yang tepat guna,” ungkapnya.

Capaian Tim “josjis” dalam menghadirkan solusi teknologi cerdas berupa pengembangan model prediktif untuk menjawab permasalahan nyata pada ajang Arkavidia ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Partisipasi aktif dalam memfasilitasi peningkatan keterampilan pemuda di bidang sains data merupakan wujud implementasi SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Di sisi lain, inovasi pemodelan data yang dihasilkan untuk memecahkan persoalan riil seperti kualitas udara dan analitik bisnis ini sejalan dengan capaian SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dalam mendorong riset ilmiah sektor teknologi. Melalui torehan prestasi ini, DIKE UGM berkomitmen untuk terus memotivasi mahasiswanya dalam mengembangkan potensi, berinovasi, dan memberikan solusi teknologi yang berdampak positif bagi masyarakat.
Author : Faiz Anggoro
Editor : Rifki
#SDGs4 #SDGs9