Lab SC DIKE UGM Rancang Model AI Identifikasi Pohon Hutan Rakyat Karangrejo

Lab SC DIKE UGM Rancang Model AI Identifikasi Pohon Hutan Rakyat Karangrejo

Purworejo, 24 Mei 2026 – Tim riset multidisiplin dari Laboratorium Sistem Cerdas (SC) DIKE FMIPA UGM dan Fakultas Kehutanan UGM melaksanakan program penelitian dan pengabdian masyarakat di Desa Karangrejo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo. Kegiatan yang berlangsung pada 23 hingga 24 Mei 2026 tersebut difokuskan pada pengumpulan data citra pohon guna mendukung pengembangan model identifikasi tanaman berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). 

Kunjungan lapangan ini mengeksplorasi sejumlah titik di kawasan hutan rakyat Karangrejo untuk melakukan akuisisi data visual berupa struktur batang dan daun dari berbagai pohon khas daerah setempat. Dalam proses pengumpulan data tersebut, tim mendokumentasikan komoditas utama yang mendominasi kawasan, meliputi pohon kayu putih (Melaleuca cajuputi), jati (Tectona grandis), mahoni (Swietenia mahagoni), serta kemukus (Piper cubeba). Seluruh data citra organik ini akan diolah dan dimanfaatkan sebagai dataset komprehensif dalam membangun serta melatih model algoritma AI.

Integrasi keilmuan komputer dari Laboratorium Sistem Cerdas (SC) DIKE FMIPA UGM dengan keahlian pengelolaan hutan dari Fakultas Kehutanan UGM diharapkan mampu melahirkan inovasi teknologi penunjang smart forestry atau kehutanan cerdas. Sistem pemodelan AI ini dirancang secara khusus agar masyarakat desa maupun akademisi mampu melakukan identifikasi jenis pohon secara akurat, cepat, dan efisien hanya berdasarkan pindaian citra batang maupun daunnya saja.   

Implementasi sistem cerdas ini diproyeksikan mampu membantu masyarakat dalam melakukan pemantauan tanaman hutan rakyat secara digital sekaligus mendorong pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Pengembangan model AI untuk identifikasi pohon selaras dengan wujud implementasi SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi mutakhir pada sektor lingkungan. Keterlibatan aktif dalam pemberdayaan wilayah pedesaan turut mendukung penjagaan SDG 15 (Ekosistem Daratan) terkait kelestarian ekosistem hutan, sekaligus merepresentasikan prinsip SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi erat antar fakultas dan pemangku kepentingan lokal. Program riset dan pengabdian ini menjadi wujud kontribusi DIKE UGM dalam mendukung inovasi teknologi penunjang pemantauan hutan rakyat berbasis digital di Indonesia.  

Author : Muhammad Ardi Putra
Editor : Faiz Anggoro
#SDGs9 #SDGs15 #SDGs17


Sebelumnya
Berikutnya