Malang, 11 Juli 2026 – Keterlibatan perguruan tinggi dalam asosiasi profesi menjadi salah satu pendorong utama peningkatan kualitas pendidikan nasional. Sebagai wujud komitmen tersebut, sejumlah dosen dari Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika (DIKE) FMIPA UGM turut berpartisipasi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Indonesian Computer, Electronics and Instrumentation Support Society (IndoCEISS) 2026. Mengusung tema “Akselerasi Mutu Pendidikan Tinggi melalui OBE, Pengelolaan Jurnal, Penulisan Buku, dan Kerjasama Riset Strategis,” kegiatan akademik ini berlangsung pada 10 hingga 11 Juli 2026 di Universitas Bina Nusantara (BINUS) Malang. Kehadiran para dosen memperkuat sinergi antara departemen dengan perwakilan pengurus dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia.
Rangkaian Rakernas yang diisi dengan pemaparan program kerja hingga keynote speech Kepala LLDIKTI Wilayah VII ini dibuka melalui arahan langsung dari Ketua Umum IndoCEISS sekaligus Guru Besar DIKE UGM, Prof. Sri Hartati, Ph.D. Dalam sambutannya, Prof. Hartati menegaskan komitmen asosiasi untuk mendorong akselerasi mutu pendidikan tinggi. Fokus utama diarahkan pada implementasi Outcome-Based Education (OBE), peningkatan tata kelola jurnal, penguatan budaya penulisan buku, serta kolaborasi riset. Upaya tersebut sejalan dengan kebutuhan perguruan tinggi untuk mencetak lulusan inovatif yang kompeten dalam memecahkan masalah nyata di industri dan adaptif terhadap perkembangan global.
Guna mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia, Rakernas ini merumuskan sejumlah program strategis yang langsung diluncurkan di hadapan peserta. Departemen Training dan Sertifikasi yang diketuai oleh Wahyono, M.Sc., Ph.D., resmi merilis platform Massive Open Online Course (MOOC) IndoCEISS. Peluncuran tersebut disusul dengan peresmian Jurnal IndoCEISS oleh Ketua Departemen Riset dan Publikasi, Prof. Agus Harjoko. Agenda kemudian dilanjutkan dengan sesi Bimtek untuk memfasilitasi para akademisi dalam merancang kurikulum berbasis luaran, mengelola publikasi ilmiah, menyusun buku akademik, serta membangun kolaborasi riset yang saling menguntungkan.
Kehadiran peserta dari 38 provinsi beserta partisipasi pimpinan dan dosen DIKE UGM menunjukkan komitmen kuat dalam membangun jejaring kolaborasi berskala nasional. Sinergi antara asosiasi profesi, perguruan tinggi, serta dunia usaha merupakan langkah penting untuk mempercepat peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Melalui diskusi panel dan evaluasi kegiatan, hasil rumusan Rakernas diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi kemajuan kualitas pendidikan tinggi secara menyeluruh.
Sebagai wadah kolaborasi akademik yang berkomitmen mendukung pendidikan tinggi unggul, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan, pelaksanaan Rakernas dan Bimtek IndoCEISS 2026 turut berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Penguatan kapasitas akademisi melalui Bimtek dan implementasi kurikulum OBE merupakan wujud dukungan terhadap SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Dorongan budaya riset dan publikasi ilmiah untuk melahirkan solusi atas tantangan nasional sejalan dengan target SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Jalinan kemitraan lintas sektor dalam acara ini merepresentasikan prinsip SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Kontribusi para dosen DIKE UGM dalam kepengurusan IndoCEISS diharapkan mampu menghasilkan program kerja yang berdampak positif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia dan relevan dengan transformasi masa depan.
Author : Sri Hartati
Editor : Faiz Anggoro
#SDGs4 #SDGs9 #SDGs17
Editor : Faiz Anggoro
#SDGs4 #SDGs9 #SDGs17